Ketika Kata Berbicara

Jika boleh kukatakan rindu,
Walau pandang pun tak kudapat darimu
Continue reading

Advertisements

Terima kasih 🙏🙏🙏

Atas semua suka, duka, canda, air mata, pengorbanan, pemberian selama 5 tahun terakhir ini. Kebanggaan menjadi salah satu bagian dari keluarga besarmu. Saya pergi dulu untuk berbakti bagi nusa dan bangsa.

“Sekarang saatnya kamu terbang.” (Hanif, 2014).

View on Path

Langkah Pertama

Tidak sengaja kulihat foto itu sebelum tidur malam ini.

Setahun sudah ternyata, kusadari setelahnya. Sebuah kebahagiaan besar saat itu, ketika langkah kecilmu menghadirkan senyum bagiku.

Sederhana, namun aku masih mengingatnya. Sekuat ingatan akan ucapan seorang kawan, ketika kuceritakan kabar bahagia (menurutku) itu.

“Ah, biasa aja!”
“Iya sih…tapi aku senang melihatnya, kawan!”

Masih tersimpan pula di dalam harddisk laptopku. Tersembunyi diantara banyaknya berkas disana. Tampak sengaja meminta kubuka dinihari ini. Untuk sejenak menghadirkan senyum kembali bagiku.

Membawakan kebahagiaan kecil disaat gelap sedang datang beberapa waktu ini. Seperti bocah yang mendapat hadiah saat sedih. Tidak beda dengan pelukan sang suami terhadap istrinya yang sedang marah.

Sejenak senyum muncul.

Sebuah langkah pertama yang tidak akan aku lupakan. Ternyata, sampai saat ini kau masih bisa membuatku tersenyum. Seperti malam itu, tak sengaja pula kau membahagiakan diri ini.

Tanpa perlu kau tau, aku hanya ingin mengucapkan terima kasih.

Belajar Dulu, Indonesia!

Nasi telah menjadi bubur, dan mantan telah menjadi teman. RUU Pilkada bernasib sama dengan nasi dan mantan. Ia telah berubah wujud menjadi UU. Hak memilih langsung kepala daerah yang dimiliki masyarakat juga telah menjadi kenangan.

Panggung rapat paripurna yang membahas dan mengesahkan RUU Pilkada beberapa waktu lalu berhasil menarik perhatian masyarakat Indonesia. Dikembalikannya hak untuk memilih kepala daerah kepada DPRD menuai protes dan penolakan dari berbagai kalangan. Namun tidak sedikit juga yang menyatakan dukungannya terhadap hasil rapat paripurna yang baru saja beralangsung. Bagi pihak yang tidak setuju terhadap hasil paripurna, demokrasi di Indonesia dianggap menuju kematian pasca dikembalikannya hak untuk memilih kepala daerah kepada DPRD. Sedangkan pendukung pilkada melalui DPRD berulang kali meyakinkan bahwa demokrasi di Indonesia akan tetap ada, terlepas dari model pemilihan yang diterapkan. Continue reading

Awas, ISIS di Sekitar Kita!*

Gerakan dan kehadiran ISIS dapat ditemui tidak hanya di Iraq, Suriah, atau wilayah jazirah Arab lainnya. Di Indonesia kehadiran ISIS dapat kita cium dan rasakan adanya. Lihat saja di sekeliling kita, berapa banyak kerabat atau teman yang mulai sering membicarakan wacana pembentukan negara Islam di Indonesia dan dunia. Doktrinasi yang dilakukan di lingkungan sekolah, kampus, dan tempat-tempat ibadah terbukti berjalan efektif hingga saat ini.

Continue reading

Solusi Jangka Panjang Transportasi Umum di Indonesia (Bagian I)

Memasuki tahun 2014 ini hampir seluruh daerah di Indonesia masih dihadapkan pada salah satu permasalahan klasik di bidang transportasi. Ya, permasalahan tersebut adalah minimnya sarana dan prasarana trasnportasi publik di mayoritas daerah. Imbas dari bertahannya masalah tersebut adalah meningkatnya jumlah pembelian kendaraan pribadi oleh masyarakat.

Di tahun 2013 yang lalu jumlah penjualan kendaraan pribadi berupa motor dan mobil serentak mengalami peningkatan. Penjualan sepeda motor meningkat sebesar 629.428, sedangkan mobil mengalami peningkatan sebesar 109.969 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.[1] Diyakini peningkatan tersebut akan membuat industri otomotif dalam negeri semakin berkembang. Namun, kenaikan tersebut juga diikuti dengan munculnya masalah-masalah baru bagi masyarakat secara umum.

Masalah yang ditimbulkan tidak lain adalah kemacetan yang saat ini dapat kita temui di hampir seluruh jalan-jalan di daerah. Peningkatan penjualan kendaraan pribadi tidak diimbangi dengan penambahan ruas jalan di beberapa wilayah. Selain itu, sarana dan prasarana pendukung, seperti transportasi umum, belum tersedia secara layak. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya penumpukan kendaraan pribadi di jalan-jalan raya di daerah.

Jika kondisi seperti ini dibiarkan terus menerus, maka permasalahan yang muncul akan semakin besar. Perkembangan industri otomotif nasional mungkin akan terjadi, namun kemacetan akan semakin merata melanda daerah-daerah di Indonesia. Kemacetan yang terjadi tentu berdampak pada meningkatnya konsumsi BBM dalam negeri, berkurangnya waktu luang bagi masyarakat, serta bertambahnya tingkat stress yang disebabkan kemacetan itu sendiri.

Continue reading

Listening to Still by Rufio

Trapped inside of your eyes,
Gleam like stars above, emptiness inside.
Caught inside of your arms, warmer than the sun,
Emptiness so full.

Although I can see, time is not running out,
I still run behind everything.
I don’t understand, I embrace every thought,
Everyword…everything.

You’re watching, my heart being, so close to you,
Your bleeding thoughts.
Open wounds still breathing
You’re my everything, you’re my everything…

Left behind hateful thoughts, overwhelmed by your mind,
Lost in time again.
Shadows bringing me down, jealous of your face,
Drowning in your awe.

Although I can see, time is not running out,
I still run behind everything.
I don’t understand, I embrace every thought,
Everyword…everything.

You’re watching, my heart being, so close to you,
Your bleeding thoughts.
Open wounds still breathing
You’re my everything, you’re my everything…

Tears of unseen light, heart stopping.
Tears of unseen hope, heart stopping.

You’re watching, my heart being, so close to you,
Your bleeding thoughts.
Open wounds still breathing
You’re my everything, you’re my everything…
The truth brings new meaning, your my everything,
And time stands still.

Listening to Still by Rufio

Preview it on Path