23 Oktober 2010

Setelah sekian lama gw hiatus dari dunia blog, akhirnya gw sekarang ada minat buat nulis lagi..ya gw nulis blog kali ini sembari ngerjain tugas UTS MIP sama OL..

Banyak hal yang terjadi selama gw ga update ini blog, mulai dari hal – hal seneng, sedih, konyol, malu – maluin, dll lah pokoknya banyak. Mulai dari masalah kuliah, keluarga, kehidupan, cinta..semua udah banyak berubah dari terakhir kali gw update blog ini.

dan sekarang saya kembali dengan (insya Allah) semangat baru, semangat untuk kembali mengkritik hal – hal yang memang patut untuk dikritik, hal – hal yang seharusnya tidak dapat dibiarkan begitu saja terjadi di dunia yang sudah penuh dengan noda hitam ini..

Kehidupan kampus akhir – akhir ini emang ngebuat saya menjadi sedikit kelelahan dan jujur, kurang tidur. Tugas – tugas yang banyak dan menurut saya salah satu penyebab melemahnya mahasiswa Indonesia saat ini adalah karena pembunuhan yang dilakukan oleh para dosen, melalui tugas, tuntutan lulus cepat, serta “ancaman – ancaman” lainnya. Saya juga melihat bagaimana matinya suatu organisasi yang membawahi mahasiswa JPP di FISIPOL UGM tahun ini. Ya, Komap saya pandang untuk tahun ini dengan “sukses” GAGAL membawa semangat organisasi, semangat kekeluargaan dan kebersamaan, serta semangat perubahan ke dalam masyarakat JPP. Konflik – konflik internal yang terjadi di dalam tubuh KOMAP sendiri membuat saya merasa jijik dan malu melihat nya. Sebagai DPM yang bertugas sebagai pengawas kinerja Komap, saya merasa jujur sangat ingin menelanjangi dan membeberkan dosa – dosa serta kebobrokan dan kebodohan yang dilakukan oleh Komap tahun ini. Sayang, saya bukan orang yang terlalu mau untuk berbicara frontal saat itu, dan mungkin baru kali ini saya dapat berbicara dengan lantang dan frontal kepada kalian semua.

Selain hal diatas, hal – hal lain juga membuat kembalinya semangat menulis saya saat ini. Masalah hidup yang menurut saya adalah “seni” yang memang harus ada di dalam kehidupan semua manusia, saat ini sedang bertubi – tubi mendatangi saya. Keluarga ? jujur saya merasa dan memang saya sudah menganggap bahwa saya tidak mempunyai sosok seorang Ayah di dalam hidup ini.
Cinta ? beberapa saat yang lalu jujur saya merasa tersakiti dengan apa yang disebut cinta, dimainkan oleh seseorang. Saya merasa dipermainkan, itu wajar dan saya memang menganggap bahwa ia mempermainkan saya.

Saya rasa sudah saatnya saya kembali aktif menulis dan aktif berbicara, aktif mengkritik sembari membuka ruang bagi orang lain untuk mengkritik saya, dan saya rasa saya harus benar – benar keluar dari “zona nyaman” yang mungkin selama ini terlalu lama saya berada didalamnya..

Saya Kembali.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s